Kebijakan privasi
Data apa yang Naskahin simpan, siapa saja yang menerimanya, berapa lama disimpan, dan cara kamu minta semuanya dihapus. Ditulis biar bisa dibaca, bukan biar aman dari gugatan.
Naskahin nyimpen nama, email, website yang kamu daftarkan, dan artikel yang dibuat untuk kamu.
Nomor kartu kamu nggak pernah sampai ke server saya. Itu ditangani Midtrans sepenuhnya.
Nggak ada alat pelacak sama sekali. Nggak ada Google Analytics, nggak ada pixel iklan, cuma satu cookie buat menjaga kamu tetap login.
Sebagian data diproses di luar negeri, karena server dan layanan yang dipakai memang di sana.
Mau data kamu dihapus? Belum ada tombolnya, jadi DM saya dan saya kerjakan manual dalam 7 hari kerja.
Ringkasan ini buat bantu kamu baca cepat. Kalau ada bedanya sama isi lengkap di bawah, yang berlaku isi lengkapnya.
01Siapa yang mengelola data kamu
Naskahin dijalankan oleh Fiqhro Dedhen Supatmo, perorangan, dari Ambon, Maluku, Indonesia. Belum ada badan usaha di belakangnya. Jadi kalau kebijakan ini menyebut "saya", itu memang satu orang, bukan tim privasi.
Dalam istilah Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP), saya bertindak sebagai Pengendali Data Pribadi untuk data akun kamu, dan sebagai Prosesor untuk konten yang kamu buat lewat Naskahin.
Perlu kamu tahu sejak awal: karena Naskahin dikerjakan sendirian, saya punya akses teknis ke database produksi. Saya cuma membukanya kalau memang perlu, misalnya waktu kamu lapor bug atau ada artikel yang macet dan harus saya lihat. Saya nggak membaca artikel kamu buat iseng, dan saya nggak akan pernah menjualnya.
02Data yang Naskahin kumpulkan
Semuanya berasal dari kamu atau dari cara kamu memakai Naskahin. Tidak ada yang dibeli dari pihak lain.
Data akun
- Nama dan alamat email yang kamu isi waktu daftar.
- Kata sandi, disimpan dalam bentuk hash, bukan teks asli. Saya nggak bisa melihat kata sandi kamu, dan kalau lupa, satu-satunya jalan adalah reset.
- Data passkey, kalau kamu memakainya untuk masuk.
Data teknis waktu kamu masuk
- Alamat IP dan user agent peramban, tersimpan di sesi login.
- Log server yang mencatat error dan permintaan yang gagal, buat nyari sumber masalah.
Data workspace dan konten
- URL website yang kamu masukkan, dan hasil analisis brand dari halaman itu.
- Kata kunci, ide topik, kategori, dan seluruh artikel yang Naskahin buat untuk kamu.
- URL kompetitor yang kamu daftarkan, beserta tangkapan layar halamannya.
Data integrasi, kalau kamu menyambungkannya
- WordPress: alamat situs, nama pengguna, dan application password. Application password disimpan dalam keadaan terenkripsi. Kamu bisa memutus sambungannya kapan saja dari halaman pengaturan.
- Google Search Console: token refresh (terenkripsi), nama properti yang kamu pilih, dan metrik pencarian yang ditarik dari properti itu. Naskahin cuma minta izin baca, dan nggak bisa mengubah apa pun di akun Google kamu.
Data pembayaran
- Riwayat langganan, tagihan, dan status pembayaran.
- Metode bayar yang kamu pilih (kartu, QRIS, virtual account, atau e-wallet), dan sebuah token dari Midtrans kalau kamu setuju kartunya disimpan buat perpanjangan otomatis. Token itu disimpan terenkripsi dan cuma berlaku di akun Midtrans saya.
03Yang Naskahin tidak kumpulkan
Bagian ini sama pentingnya, jadi saya tulis eksplisit.
- Nomor kartu, tanggal kedaluwarsa, dan CVV kamu nggak pernah sampai ke server Naskahin. Semua itu kamu masukkan langsung di halaman Midtrans. Yang saya terima balik cuma token dan status pembayaran.
- Nggak ada Google Analytics, Meta Pixel, atau alat pelacak iklan apa pun. Nggak ada satu pun skrip pihak ketiga yang jalan di halaman ini buat mengikuti kamu.
- Nggak ada cookie iklan, cookie pihak ketiga, atau profil perilaku.
- Nggak ada penjualan atau pertukaran data ke pengiklan, broker data, atau siapa pun.
- Naskahin nggak minta NIK, foto KTP, data biometrik, lokasi presisi, atau kontak di perangkat kamu.
04Kenapa data itu diproses
Setiap jenis data punya alasan yang jelas. Nggak ada yang dikumpulkan "siapa tahu berguna nanti".
| Data | Dipakai untuk | Dasar |
|---|---|---|
| Nama, email, kata sandi | Bikin akun kamu dan mengizinkan kamu masuk | Pelaksanaan perjanjian |
| URL dan analisis brand | Nulis artikel yang nyambung sama produk kamu | Pelaksanaan perjanjian |
| Data langganan | Nagih, bikin invoice, dan ngatur kuota | Pelaksanaan perjanjian dan kewajiban hukum |
| Kredensial integrasi | Publikasi ke situs kamu, baca data Search Console | Persetujuan kamu, bisa ditarik kapan saja |
| IP, user agent, log | Keamanan akun dan pelacakan error | Kepentingan yang sah |
05Layanan pihak ketiga yang menerima data
Naskahin nggak bisa jalan sendirian. Ini daftar lengkap layanan yang menerima sebagian data kamu, dan persisnya bagian yang mana. Masing-masing punya kebijakan privasinya sendiri.
| Layanan | Yang dikirim ke sana |
|---|---|
| OpenRouter | Konteks brand dan instruksi penulisan, diteruskan ke model AI yang menulis artikel kamu. Isinya konten, bukan nama atau email kamu. |
| Midtrans | Nama, email, dan nominal tagihan, buat memproses pembayaran. |
| Google Search Console | Hanya kalau kamu sambungkan. Naskahin membaca metrik properti pilihan kamu. |
| Serper | Kata kunci dan kueri pencarian. Nggak ada identitas kamu di dalamnya. |
| Apiflash | URL kompetitor yang kamu daftarkan, buat diambil tangkapan layarnya. |
| Pexels | Kata kunci pencarian foto. Nggak ada data pribadi. |
| Kata kunci topik, buat nyari diskusi yang relevan (tier Pro). | |
| Situs WordPress kamu | Artikel dan gambarnya, dikirim ke server kamu sendiri. Setelah sampai di sana, yang berlaku kebijakan privasi kamu, bukan punya saya. |
06Data yang keluar dari Indonesia
Terus terang: sebagian data kamu diproses di luar Indonesia. Server aplikasi Naskahin ada di penyedia VPS luar negeri, tampilan webnya dilayani lewat jaringan global Cloudflare, dan hampir semua layanan di tabel di atas berkantor di luar negeri.
UU PDP mengizinkan pengiriman data pribadi ke luar wilayah Indonesia sepanjang tingkat perlindungannya setara atau kamu memberi persetujuan. Dengan memakai Naskahin, kamu paham dan setuju bahwa pemrosesan itu terjadi di luar negeri. Kalau ini nggak bisa kamu terima, misalnya karena aturan internal kantor kamu, sebaiknya jangan pakai Naskahin dulu, dan silakan hubungi saya biar akunnya saya hapus.
07Berapa lama data disimpan
Saya nggak mau melebih-lebihkan di sini. Naskahin belum punya proses penghapusan otomatis. Selama akun kamu ada, data kamu tetap tersimpan, dan nggak ada pekerjaan terjadwal yang membersihkannya sendiri.
- Data akun dan konten: disimpan sampai kamu minta dihapus. Lihat bagian hak kamu di bawah.
- Kredensial integrasi: langsung dihapus begitu kamu memutus sambungan WordPress atau Search Console dari halaman pengaturan.
- Catatan tagihan dan invoice: tetap saya simpan walau akun dihapus, karena catatan transaksi punya kewajiban arsip sendiri. Isinya nominal dan tanggal, bukan isi artikel kamu.
- Log server: berputar secara berkala dan nggak dipakai buat menyusun profil siapa pun.
08Hak kamu atas data kamu
UU PDP memberi kamu sejumlah hak, dan semuanya berlaku di sini:
- Minta salinan data pribadi yang saya simpan tentang kamu.
- Membetulkan data yang keliru atau sudah nggak berlaku.
- Minta data kamu dihapus.
- Menarik persetujuan yang pernah kamu berikan, misalnya untuk integrasi.
- Minta data kamu dalam format yang bisa dipindahkan ke layanan lain.
- Keberatan atas pemrosesan tertentu, atau mengajukan keluhan.
Cara memakainya, apa adanya:saat ini belum ada tombol "hapus akun" di dalam aplikasi. Yang ada baru tombol hapus per artikel dan tombol putus sambungan integrasi. Untuk penghapusan akun dan permintaan lain di daftar ini, kirim pesan ke saya lewat DM @fiqhrodedhen di Threads. Saya kerjakan manual dan saya usahakan selesai dalam 7 hari kerja, lalu saya kabari kalau sudah beres.
Artikel kamu bisa kamu unduh sendiri kapan saja sebagai berkas markdown, tanpa perlu minta izin siapa pun. Itu berlaku juga kalau kamu berhenti berlangganan.
09Keamanan, dan batasnya
Yang sudah dikerjakan:
- Semua lalu lintas lewat HTTPS.
- Kata sandi disimpan sebagai hash, bukan teks asli.
- Application password WordPress, token Google, dan token kartu Midtrans disimpan dalam keadaan terenkripsi di database.
- Token sesi disimpan di cookie httpOnly, jadi nggak bisa dibaca oleh skrip di halaman.
- Nggak ada nomor kartu yang tersimpan di sisi saya sama sekali.
Yang perlu kamu tahu juga: Naskahin dijalankan satu orang, belum pernah diaudit keamanan oleh pihak luar, dan nggak punya sertifikasi apa pun. Nggak ada sistem yang bisa menjanjikan aman seratus persen, dan saya nggak akan berpura-pura begitu.
Kalau terjadi kebocoran data yang berdampak ke kamu, saya akan memberi tahu kamu dan otoritas yang berwenang sesuai UU PDP, dan saya akan menjelaskan apa yang terjadi tanpa dibungkus bahasa halus.
11Usia minimum
Naskahin ditujukan buat orang yang menjalankan usaha atau blog sendiri, jadi kamu perlu berusia minimal 18 tahun atau sudah cakap hukum untuk mengikat perjanjian. Saya nggak sengaja mengumpulkan data anak. Kalau kamu orang tua atau wali dan merasa anak kamu terlanjur bikin akun, hubungi saya dan akun itu saya hapus.
12Kalau kebijakan ini berubah
Kebijakan ini bisa berubah kalau Naskahin nambah fitur atau ganti penyedia layanan. Tanggal di bagian atas halaman selalu menunjukkan versi terakhir. Kalau perubahannya material, misalnya ada penerima data baru, saya kirim email ke pengguna aktif dan saya tulis juga di catatan perubahan. Saya nggak akan mengubah kebijakan ini diam-diam lalu berharap kamu nggak sadar.
13Cara menghubungi saya
Untuk pertanyaan soal privasi, permintaan salinan data, atau permintaan penghapusan akun, hubungi saya lewat DM @fiqhrodedhen di Threads. Itu jalur yang paling cepat sampai, dan yang membalas orangnya langsung.
Kalau kamu merasa hak data pribadi kamu dilanggar dan jawaban saya belum memuaskan, kamu berhak mengadu ke lembaga yang berwenang menangani pelindungan data pribadi di Indonesia.